Tambrauw – Puluhan Rumah Dilaporkan Peristiwa tanah longsor kembali terjadi di wilayah timur Indonesia, tepatnya di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya.
Kejadian ini dilaporkan terjadi pada Kamis malam, 4 September 2025, sekitar pukul 22.00 WIT.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Raja Ampat sejak sore hari menjadi penyebab utama bencana tersebut.
Tanah yang labil di wilayah perbukitan dengan kemiringan curam tidak mampu menahan beban air.
Akibatnya, material tanah, batu, dan pohon menimpa permukiman warga di beberapa kampung.
Setidaknya puluhan rumah dilaporkan rusak ringan hingga berat akibat tertimpa longsoran tanah.
Baca Jgua : Sidang Etik Anggota Brimob Pelindas Ojol Affan Kurniawan
Kampung yang terdampak paling parah adalah Kampung Waifoi dan Kampung Warmasen di Distrik Waigeo Barat.
Warga yang selamat menyebut suara longsor terdengar seperti dentuman keras disertai gemuruh dari atas bukit.
Banyak warga yang panik dan berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri di tengah kegelapan malam.
Beruntung, sebagian besar warga sudah bersiap karena hujan yang turun tanpa henti sejak sore hari.
Meski begitu, ada beberapa warga yang mengalami luka-luka karena tertimpa material kayu dan batu.
Tim BPBD Raja Ampat bersama aparat TNI, Polri, dan relawan langsung diterjunkan ke lokasi kejadian pada Jumat pagi.
Evakuasi dilakukan secara manual karena akses jalan menuju lokasi cukup sulit ditembus alat berat.
Longsoran juga menimbun sebagian badan jalan penghubung antar kampung, membuat bantuan sulit tiba cepat.
Hingga Jumat siang, tercatat 27 rumah rusak, 3 di antaranya rata dengan tanah.
Selain itu, dua fasilitas umum yakni sekolah dasar dan balai kampung juga mengalami kerusakan di bagian atap dan dinding.
Pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 7 hari ke depan.
Warga yang terdampak diungsikan sementara ke rumah kerabat dan balai desa yang masih aman.
Beberapa warga masih enggan meninggalkan rumah karena khawatir kehilangan harta benda.
Untuk itu, aparat keamanan berjaga untuk mengamankan lokasi dan menenangkan warga Tim medis dari Dinas
















